TIM PENILAI  DAN PELEPAS VARIETAS (TP2V) KEMENTAN LEPAS  VARIETAS KOPI ROBUSTA RANAU.

Setelah melalui serangkaian pengujian observasi, Kopi Robusta Ranau yang di singkat Kobura terdiri dari Kobura 1, Kobura 2, dan Kobura 3 yang di daftarkan oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru pada Pusat Perindungan Varietas  Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) Kementerian Pertanian akhirnya berhasil lolos dalam sidang pelepasan varietas dan di lepas Kementerian Pertanian menjadi Varietas Unggul Baru yang berasal dari Kabupaten OKU Selatan Provinsi Sumatera Selatan.  Pencapaian pelepasan varietas kopi rabusta ranau menambah catatan varietas unggul kopi rabusta dari Provinsi Sumateta Selatan setelah pada Tahun 2019 dilepasnya 4 varietas kopi robusta Basemah dari Pagar Alam.

Ketua Tim Penilai dan Pelepas Varietas Tanaman Perkebunan Dr. M Saleh Moktar menyampaikan bahwa pelepasan varietas kopi robusta ranau menambah jumlah sumber benih kopi robusta indonesia dan oleh karenanya harus segera ditindaklanjuti oleh daerah untuk membangun kebun sumber benih dan penyediaan breeder seed sehingga dapat dipergunakan masyarakat sebagai bahan tanam dalam aktivitas peremajaan dan rehabilitasi tanaman kopi. Pelepasan varietas kopi robusta ranau merupakan hasil kerjasama Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan dengan Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar Puslitbang Perkebunan. Kepala Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar Dr. Tri Joko Santoso menyampaikan bahwa pelepasan varietas kopi robusta disamping memiliki potensi daya hasil yang tinggi juga di sertai kharakter cita rasa robusta yang excellent dengan mengikuti standard proses yang baik. Saat ini varietas kobura yang berkembang di kawasan Banding Agung OKU Selatan tersebar di beberapa kebun masyarakat berupa bahan tanam klonal cabang plagiotrof sebagai bahan tanam rehabilitasi tanaman dan oleh karenanya di harapkan daerah dapat menyediakan lokasi pembangunan kebun entres sehingga 3 jenis kopi robusta ranau dapat tertata dengan baik sesuai desain kebun entres plagiotrof sebagai sumber entres.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan Ir. Agus Darwa M.Si mengapresiasi capaian dalam pengembangan varietas kopi Sumatera Selatan dengan berhasilnya kopi robusta ranau dilepas menjadi varietas unggul baru. Dan tentunya ini merupakan aset sumberdaya genetis yang sangat berharga bagi pengembangan kopi robusta di Provinsi Sumatera Selatan. Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan akan mengkoordinasikan dengan dinas yang membidangi perkebunan di kabupaten dalam rancangan pembangunan kebun entres sebagai tindaklanjut dari pelepasan varietas Kobura.   Ucapan terima kasih diucapkan kepada Pusat Penelitian dan Pengembangan Perkebunan, Balai Penelitian Tanaman Indutri dan Penyegar, Direktorat Perbenihan Perkebunan dan TP2V serta Dinas Pertanian OKU Selatan atas kerjasama dalam rangkaian pelaksanaan pelepasan varietas kopi robusta ranau.

Berita dan Artikel

20201118_103117[1]
April 21, 2021
PENETAPAN KEBUN ENTRES TANAMAN KARET

Kebun sumber benih Tanaman Perkebunan sebagaimana amanat Peraturan Menteri Pertanian Nomor 50/...

Read More
A
April 13, 2021
MENUJU PELEPASAN VARIETAS KOPI ROBUSTA RANAU

  Sumatera selatan sebagai salah satu daerah sentra produksi kopi robusta dunia...

Read More
IMG-20210401-WA0035
April 12, 2021
PENGEMBANGAN TEBU RAKYAT OKU TIMUR

Tebu merupakan salah satu komoditi perkebunan tanaman semusim penghasil gula dan memiliki...

Read More

HARGA TBS 2021

  • TBS 10-20

Harga CPO & INTI

  • CPO
  • Inti

% INDEX K 2021

  • % INDEX K